
Napoli akan menjamu AS Roma di laga ke-25 Serie A pada Senin (16/2/2026) dini hari. Duel di Stadion Diego Armando Maradona ini pasti menegangkan untuk disaksikan secara live di channel Vidio mulai pukul 02:45 WIB.
Bagi AS Roma yang mengoleksi 46 poin, ini kesempatan emas untuk menyalip Juventus di peringkat keempat. Mumpung Juventus ditaklukkan pimpinan klasemen Inter Milan dengan skor 2-3, tadi malam.
Tapi, meraih kemenangan di kandang Napoli juga bukan perkara mudah. Napoli di peringkat ketiga dengan 49 poin tak mau didekati. Napoli juga butuh kemenangan untuk mengejar AC Milan di peringkat kedua.
Lini Depan: Ancaman Tiada Henti
Napoli
Napoli musim ini dibangun di atas kekuatan lini depan yang dinamis. Rasmus Højlund menjadi top scorer tim dengan 8 gol di Serie A 2025/26, sehingga dia menjadi ancaman utama bagi pertahanan lawan. Scott McTominay juga berkontribusi gol penting dari lini tengah, bergerak ke depan dan memberi kestabilan dalam serangan. André-Frank Zambo Anguissa, Kevin De Bruyne, David Neres, dan Matteo Politano turut terlibat dalam penciptaan peluang serta assist musim ini, dengan Neres dan Politano termasuk pencatat assist terbanyak tim.
Kerja sama lini depan Napoli kuat, karena serangan cenderung terkoordinasi lewat umpan ke kotak penalty, dan penetrasi dari sayap yang memanfaatkan kecepatan Højlund dan mobilitas McTominay.
AS Roma
AS Roma memiliki beberapa opsi di lini depan. Matías Soulé mencatat gol terbanyak tim dengan 6 gol di Serie A musim ini, sekaligus menjadi salah satu kreator serangan utama. Evan Ferguson dan Artem Dovbyk juga punya kontribusi gol dan assist, namun keduanya kini tengah bermasalah dengan cedera menurut laporan terkini. Donyell Malen baru-baru ini tampil gemilang dan mencetak gol penting dalam kemenangan Romawi baru-baru ini, menunjukkan kualitasnya sebagai striker yang bisa mengubah permainan.
Roma kerap memanfaatkan kombinasi umpan pendek dari lini tengah dan pergerakan Soulé di dalam kotak penalti untuk memasukkan bola ke gawang lawan, meski konsistensi gol sering menjadi isu bagi klub ini.
Lini Tengah: Kreatif Bangun Serangan
Napoli
Lini tengah Napoli penuh kelas dan multifungsi. Scott McTominay beroperasi sebagai jantung tim dengan kreativitas, serta ancaman gol dari luar kotak. Stanislav Lobotka menjadi pengatur ritme, membantu transisi serangan ke depan. Andre-Frank Zambo Anguissa memberi penyeimbang antara bertahan dan menyerang.
Kekuatan lini tengah ini membuat Napoli bisa mengontrol tempo pertandingan, dan memberi suplai berkualitas ke lini depan.
AS Roma
Roma punya gelandang seperti Lorenzo Pellegrini dan Bryan Cristante yang memberi keseimbangan serangan serta bertahan, sementara Niccolò Pisilli mulai menonjol sebagai kreator yang konsisten.
Roma juga dikenal sebagai tim dengan pertahanan kuat, sebagian berkat struktur lini tengah yang kompak dalam fase transisi dan pressing.
Lini Belakang & Kiper: Mampu Tahan Serangan Balik
Napoli
Napoli memiliki bek dan pemain bertahan yang relatif stabil, termasuk Amir Rrahmani serta pengaturan lini belakang yang umumnya disiplin. Kiper Alex Meret dan opsi cadangan memberi rasa aman di bawah mistar, sebesar apapun ancaman yang datang dari lawan.
Lini belakang Napoli mampu menahan beberapa serangan balik lawan berkat kompaknya barisan pemain bertahan dan komunikasi yang baik.
AS Roma
Roma musim ini punya rekor pertahanan yang impresif dengan salah satu jumlah gol paling sedikit yang kebobolan di Serie A.
Pertahanan mereka dipimpin oleh nama-nama seperti Gianluca Mancini, Evan Ndicka, dan bek sayap yang agresif memberi tekanan kepada penyerang lawan.
Kiper mereka pun sering berhasil mematahkan peluang lawan yang dibangun dari sisi sayap, menjaga gawang tetap aman dalam banyak laga.
Cedera & Suspensi Pemain
Napoli:
Beberapa pemain kunci diperkirakan cedera menjelang laga ini, termasuk Kevin De Bruyne, David Neres, Billy Gilmour, Andre-Frank Zambo Anguissa, Matteo Politano, dan kemungkinan besar kapten Giovanni Di Lorenzo yang mengalami cedera serius pada lutut menurut pelatih Conte. Conte juga mengeluhkan padatnya jadwal yang membuat cedera makin rentan.
AS Roma:
Roma juga tengah menghadapi permasalahan cedera di lini depan:
Evan Ferguson dilaporkan sering cedera dan hari ini kemungkinan besar belum 100% fit.
Artem Dovbyk dan beberapa opsi lainnya belum pulih sepenuhnya.
Namun, Roma menambah pilihan serangan mereka dengan pemain seperti Donyell Malen.
Belum ada laporan kuat tentang suspensi pemain kunci karena kartu merah atau akumulasi kartu menjelang pertandingan ini.
Kutipan Pelatih
Antonio Conte (Napoli) sempat mengungkapkan frustrasi dengan padatnya jadwal, sehingga beberapa pemain kunci dipaksakan tampil. “Apresiasi semangat dan dedikasi pasukannya untuk terus bersaing di puncak klasemen”.
Gian Piero Gasperini (AS Roma) memuji mental tim setelah kemenangan besar baru-baru ini dan menyoroti pentingnya pemain seperti Donyell Malen dalam menambah daya dobrak serangan. “Para bek dan gelandang diharapkan bisa menjaga disiplin pertahanan menghadapi Napoli yang agresif”.
Analisis Taktik & Prediksi Skor
Laga ini diprediksi akan menjadi pertarungan ketat antara dua tim premium Serie A. Napoli yang kuat di lini tengah dan depan, kontra AS Roma yang setia pada disiplin pertahanan sembari cepat bertransisi. Napoli cenderung menerapkan taktik pressing tinggi dan umpan terobosan ke kotak penalti. Sementara Roma akan mencari keseimbangan antara penguasaan bola dan ketelitian bertahan.
Mengacu pada rekor pertemuan, Napoli memegang rekor kemenangan lebih banyak, dan kalah hanya sedikit dari Roma sepanjang sejarah Serie A, meski kedua tim sering bermain sengit tanpa banyak gol.
Prediksi skor:
Napoli 2-1 AS Roma. Kemenangan tipis untuk tuan rumah yang ingin memperlebar jarak di papan atas klasemen. Bisa pula tim tamu menang tipis 1-0 dengan semangat menyalip Juventus.(*)