www.tahukahinfo.com

Ingat Petuah José Mourinho !

Benfica vs Real Madrid
Vangelis Pavlidis (Benfica) vs Kylian Mbappé (Real Madrid). Foto: dreamina.

Real Madrid akan bertandang ke markas Benfica di leg pertama babak playoff Liga Champions pada Rabu (18/2/2026) dini hari. Duel di Arena Estádio da Luz, Lisbon itu bisa disaksikan di channel beIN Sports 1 mulai pukul 03.00 WIB.
Madrid datang ke Portugal dengan semangat menyala. Mereka baru saja menyalip Barcelona, dan menguasai puncak klasemen La Liga. Apalagi rivalnya itu tumbang di kandang Girona 1-2 tadi malam.
Namun, kedua tim sudah pernah bertemu akhir Januari tadi. Benfica menang 4-2, membuat Los Blancos gagal finis di delapan besar fase grup. Madrid terpaksa menjalani babak playoff. Lagi-lagi harus bertemu Benfica agar bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
Apakah Madrid dapat balas dendam kekalahan Januari lalu ? Kalau gagal di leg pertama, bisa mencobanya di leg keduanya. Leg kedua babak playoff akan dipertandingkan di kandang Madrid pada 26 Februari 2026 nanti. Siapa yang unggul aggregat golnya dari babak playoff ini sudah ditunggu Sporting Lisbon atau Manchester City di babak 16 besar.
Lalu bagaimana kekuatan kedua tim di leg pertama ini? Mari kita bedah lini per lini.

Lini Depan: Ancaman Variasi Serangan

Benfica
Benfica mengandalkan lini depan yang tajam dan dinamis. Vangelis Pavlidis sebagai striker utama yang konsisten mencetak gol di semua kompetisi, termasuk penalti penting di pertemuan terakhir melawan Madrid. Ia juga sering menyediakan assist dan menjadi pilar produktivitas tim.
Andreas Schjelderup sebagai winger/penyerang kreatif yang mengancam di sisi kiri, terbukti dengan dua gol penting dalam pertemuan terakhir.
Gianluca Prestianni dan Heorhii Sudakov siap menopang sebagai gelandang serang yang membantu kombinasi serangan lewat pergerakan dan umpan penetrasi.
Kombinasi Pavlidis dengan Schjelderup dan Prestianni menunjukkan keharmonisan dalam permainan ofensif Benfica. Bahkan, sering memanfaatkan serangan balik cepat, dan memasuki ruang di belakang pertahanan lawan.

Real Madrid
Real Madrid tetap bergantung besar pada Kylian Mbappé sebagai pencetak gol terbanyak tim di Liga Champions dengan jumlah gol tertinggi di kompetisi ini (13 gol), pemimpin lini depan, dan pengarah peluang.
Vinícius Júnior menjadi winger kreatif yang kerap menghidupkan serangan dari sisi sayap, dan memberikan assist kunci.
Arda Güler siap menopang sebagai gelandang yang bisa bermain sebagai kreator utama, membantu memecah pertahanan lawan lewat umpan dan pergerakan.
Kerja sama antara Mbappé, Vinícius, dan Güler memberi Real Madrid variasi serangan. Memanfaatkan peluang melakukan tembakan langsung, penetrasi sayap, dan umpan terobosan ke kotak penalti lawan.

Lini Tengah: Motor Kreativitas & Peran Ganda

Benfica
Garis tengah Benfica solid. Leandro Barreiro berperan sebagai gelandang box-to-box yang membantu transisi dari bertahan ke menyerang. Georgiy Sudakov menjadi kreator yang sering membuka ruang dan memberi umpan kunci kepada lini depan.
Fredrik Aursnes terbiasa membantu, baik saat menyerang maupun bertahan, meski cedera sedikit membayangi kondisinya menjelang laga.
Kolaborasi mereka memberi keseimbangan antara kontrol bola, dukungan ofensif, dan perlindungan bagi lini belakang.

Real Madrid
Lini tengah Los Blancos dipimpin oleh trio Federico Valverde, Eduardo Camavinga dan Aurélien Tchouaméni/Jude Bellingham. Federico Valverde merupakan gelandang yang rajin menutup ruang dan membantu serangan.
Eduardo Camavinga memberikan kedalaman dan distribusi bola dari belakang.
Aurélien Tchouaméni/Jude Bellingham jika fit akan menjadi magnet bagi pergerakan bola ke depan, meski kedua pemain tersebut masih dalam proses pemulihan cedera.
Lini tengah Madrid mencoba menjadi penghubung yang efisien antara pertahanan dan serangan, dengan variasi umpan untuk memecah tekanan lawan.

Lini Belakang & Kiper: Stabilitas dan Titik Rentan

Benfica
Pertahanan Benfica dipenuhi kombinasi pengalaman dan ketangguhan. Nicolás Otamendi & Tomás Araújo adalah duet bek tengah yang kuat secara fisik dan membaca situasi serangan lawan.
Samuel Dahl di sisi kiri memberi stabilitas dan dukungan kepada sayap.
Anatoliy Trubin (GK) sebagai kiper berani yang bukan hanya menghentikan serangan, tetapi dalam laga sebelumnya mencetak gol dramatis untuk mengunci kemenangan.
Defensif Benfica cenderung rapat dan menunggu serangan balik untuk melancarkan ancaman.

Real Madrid
Sementara itu, barisan belakang Madrid perlu lebih waspada. Dean Huijsen & Rüdiger sebagai bek tengah yang solid secara individual, tetapi lini pertahanan Madrid sempat goyah dalam pertemuan sebelumnya. Álvaro Carreras dan Trent Alexander-Arnold di sayap-bek memberi kedalaman, meski terkadang terlalu maju sehingga membuka ruang di belakang.
Thibaut Courtois sebagai kiper veteran dengan banyak penyelamatan krusial, namun perlu konsisten menghadapi serangan balik Benfica.
Beberapa catatan menunjukkan pertahanan Los Blancos rentan terhadap serangan balik cepat dan kesalahan posisi pemain bertahan jika tidak tertutup rapi oleh lini tengah.

Cedera & Suspensi

Benfica:
Fredrik Aursnes diragukan karena cedera otot menjelang laga.

Real Madrid:
Jude Bellingham dan Éder Militão masih absen karena pemulihan cedera.
Rodrygo absen akibat skorsing UEFA.
Ini memberi keuntungan numerik bagi Benfica, terutama di lini tengah dan depan.

Kutipan Pelatih: Strategi & Motivasi

José Mourinho (Benfica) — sang maestro taktik mengingatkan bahwa meskipun Real Madrid adalah “raja kompetisi”, timnya tidak memerlukan “keajaiban” tetapi justru performa di level tertinggi untuk menang.

Álvaro Arbeloa (Real Madrid) — pelatih Los Blancos menegaskan bahwa fokus tim adalah perform a complete game dari awal hingga akhir. Bukan hanya sekadar membalas kekalahan sebelumnya. Disiplin taktik dan kontrol permainan adalah kunci.

Analisis Taktik
Laga ini diprediksi akan berjalan ketat dan emosional. Benfica kemungkinan akan bermain agresif dari awal, memanfaatkan tekanan publik Estadio da Luz, menyerang lewat flank dan serangan balik cepat.
Real Madrid, dengan lini tengah kuat serta ancaman Mbappé, akan mencoba mengontrol tempo sambil menunggu celah untuk menembus pertahanan rapat Benfica.
Real Madrid tetap sedikit lebih diunggulkan karena kualitas individu dan pengalaman besar di kompetisi ini. Namun kepercayaan diri Benfica — yang pernah menang 4-2 dan lolos dramatis di pertemuan sebelumnya — memberi peluang besar bagi kejutan di leg pertama.

Prediksi skor:
Benfica 1–2 Real Madrid atau 1–1 sebagai skor realistis yang sangat mungkin terjadi.(*)